Tags
Kemenangan Kita!
Content Language : Indonesian
Suasana kelas 2E SMP ‘Indonesia Pusaka’ Jakarta Pusat mendadak hening ketika Bu Sartika Dewi memasuki ruangan mengumumkan bahwa pada tanggal 20 Agustus, yang berarti tinggal dua minggu lagi, sekolah akan mengadakan funbike kemerdekaan. Semua bergembira, hanya Adit yang murung sebab tak memiliki sepeda. Kesedihannya semakin bertambah saat Melani sahabatnya mengajak untuk bersepeda bersama.
Seminggu sebelum pelaksanaan funbike, di hari Sabtu, Adit diminta ibunya mengantar bekal makan siang untuk Ayah yang bekerja memperbaiki tembok Gedung Joang di kawasan Menteng. Ayah Adit heran melihat sikap murung anaknya yang diam saat ditanya. Adit mengusir kegundahannya dengan melihat koleksi museum. Di depan foto pengibaran bendera, Adit bertemu dengan seorang perempuan tua yang banyak menceritakan proses proklamasi. Melani menyusul Adit ke Gedung Joang namun Adit sudah pulang.
Tibalah 17 Agustus, saat kemerdekaan dirayakan di daerah pemukiman padat rumah Adit. Mau tidak mau Adit ikut keluar dan menonton perlombaan. Saat Adit tiba di depan tempat lomba panjat pinang ia melihat ayahnya sedang bersiap memanjat, di atas tiang batang pinang tergantung sebuah sepeda.
Apa yang terjadi kemudian?
Buku ini juga tersedia dalam versi online dan dapat diunduh melalui tautan berikut: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/sejarah
