Tags
Sejarah Bencana Gempa di Sumatra
Content Language : Indonesian
Salah satu permasalahan besar yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia adalah permasalahan penanggulangan bencana alam, terutama yang berkaitan dengan gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, banjir, badai, dan bencana alam lainnya. Bencana alam tersebut banyak membawa korban manusia dan kerusakan lingkungan di berbagai wilayah di Indonesia.
Di masa lampau masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa bumi sebenarnya sudah mempunyai cara-cara yang arif dalam mengingatkan resiko gempa. Munculnya dongeng, legenda, mitos, tutur, babad, hikayat yang terkait dengan sebuah gempa bumi dan hidup ditengah-tengah masyarakat sebenarnya adalah cara-cara bagaimana masyarakat lewat kearifan lokalnya memberikan informasi tentang bahaya gempa bumi dan bagaimana memitigasnya.
Sayangnya tidak semua informasi yang terekam dalam memori kolektif masyarakat terurai secara kronologis berdasarkan ruang dan waktu. Sehingga ketika terulang kejadian gempa bumi masih banyak memakan korban jiwa. Dalam hal ini sebuah mitigasi bencana gempa bumi lewat pencatatan kembali peristiwa-peristiwa yang telah berlalu dan dalam bentuk sebuah tulisan sejarah menjadi penting untuk dibuat dan diinformasikan ke publik. Gambaran inilah yang sebenarnya melatarbelakangi pentingnya Direktorat Sejarah menyusun Buku Sejarah Bencana Gempa di Sumatera ini.
Di dalam Buku Sejarah Bencana Gempa di Sumatera sendiri di dalamnya membicarakan 5 wilayah tempat terjadinya gempa bumi yang berdampak dalam kehidupan masyarakat, yakni Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu. Hadirnya buku ini paling tidak dapat menjadi rujukan dan bacaan publik bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Pulau Sumatera dalam upaya mengingat kembali dan memitigasi bencana gempa bumi pada masa sekarang dan mendatang.
Buku ini juga tersedia dalam versi online dan dapat diunduh melalui tautan berikut: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/sejarah
